Antisipasi Suhu Panas Ekstream Saat Di Tanah Suci, Ini Penjelasan Kemenkes

Umra.id, Jakarta – Suhu ekstrim di Tanah Suci memang perlu diperhatikan untuk semua jamaah umrah maupun haji yang sedang beribadah disana. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Eka Jusup Singka menuturkan, jamaah umrah maupun haji harus menghindari kontak langsung dengan sinar matahari. Caranya yaitu dengan menggunakan alat pelindung diri seperti payung saat melakukan perjalanan di luar.

Kemudian, lanjut Eka, jamaah juga harus terus membawa alat semprotan air. Alat yang berisi air ini untuk disemprotkan ke wajah dan airnya dapat diminum. “Air minum juga harus terus dibawa. Boleh air zamzam, yang penting bisa diminum,” jelasnya.

Eka menambahkan, cara mengantisipasi berikutnya, harus menggunakan sandal. Tetapi, ia mengingatkan untuk tidak menggunakan sandal jepit, apalagi bagi penderita kencing manis. “Karena akan mengiritasi dan merusak kulit kita. Pakai yang bukan sandal jepit,” papar dia.

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) juga diminta untuk aktif memberi penyuluhan, bukan hanya di Arab Saudi tetapi juga saat masih di Indonesia. Puskes Haji pun telah memproduksi video blog (vlog) agar bisa ditonton jamaah soal apa yang harus dilakukan dalam pengendalian faktor risiko.