Keistimewaan Dibalik Mencukur Rambut Saat Umroh

Umra.id, Jakarta – Bagi mereka yang sudah sering pergi umroh dan haji mungkin mencukur rambut ini tidaklah asing. Namun bagi jamaah yang baru pertama kali berangkat umroh hal ini mungkin harus dicermati lebih lanjut. Nah, beberapa informasi di bawah ini akan membuat Anda lebih paham tentang mencukur rambut saat umroh.

Makna mencukur rambut saat umroh

Mencukur rambut saat umroh memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai  tindakan untuk mensucikan kepala dimana kepala adalah tempat seseorang untuk berpikir dan mengambil tindakan. Banyaknya dosa yang diperbuat manusia juga awalnya dimulai dari pemikiran dari kepala. Salah satu doa ketika mencukur rambut saat umroh adalah :

“Ya Allah, ini ubun – ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa – dosaku”

Bahkan menurut Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec mencukur rambut saat umroh bermakna seseorang telah melepaskan diri dari hiasan duniawi demi mengharapkan ridho Allah SWT.  Beliaupun berpendapat jika rambut memiliki sifat yang mudah untuk dipangkas. Begitupula dengan dosa yang mudah untuk dihilangkan dengan taubat yang sungguh –sungguh.

Selain itu, tahallul yang juga adalah simbol dari meletakkan mahkota yang dipakai oleh seseorang. Dengan rontoknya ribuan rambut dari kepala seseorang, rontok juga segala keangkuhan dan segala penyakit hati yang nantinya dapat membuat mereka yang mengamalkannya lebih tawadhu’ dan rendah diri.

Rambut terbagi menjadi dua

Sejatinya untuk melakukan tahallul, seorang muslimin mempunyai dua opsi untuk melakukannya. Yang pertama adalah mencukur gundul seluruh rambut di kepala, dan yang kedua adalah memangkas rambut sebagian.

Walaupun kedua cara ini sama – sama diperbolehkan, namun ada keistimewaan bagi orang yang mencukur gundul rambutnya. Yaitu mereka yang mencukur habis rambutnya mendapat tiga kali doa Rasulullah dibandingkan dengan mereka yang hanya memangkas sebagian rambutnya.

Tentunya ketentuan memotong habis rambut ketika tahallul diberlakukan pada jamaah pria, karena bagi jamaah wanita telah diperbolehkan untuk memotong rambut mereka sebuku jari.

Hukum mencukur rambut ketika haji dan umroh

Adapun hukum untuk mencukur rambut ketika haji dan umroh adalah wajib menurut Madzhab Syafi’i. Tanpa dicukurnya rambut saat melakukan ibadah di Tanah Suci, maka tidaklah sah ibadah haji dan umroh yang telah dilakukan.

Karena hukumnya adalah wajib, ada baiknya jika Anda yang berniat berangkat umroh tidak memotong rambut terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah tersebut. Dengan melakukan tahallul, Anda telah mendapatkan hadiah atas kesabaran selama berihram dan menjalankan ibadah umroh. Wallahu a’lam bish-showab.