Kembali

SERIAL SIROH UMRA.ID : MASJIDIL HARAM : DI MASA SEBELUM NABI MUHAMMAD (1)

Dipublikasikan pada 04 Dec 2023 00:58
https://api-uploads.umra.id/banner/d415f0ef-71d0-49ef-9c2c-9ca1d49d4ea1.jpg

UMRA.ID, Jakarta - Assalamualaikum, kali ini UMRA.ID membagikan tulisan SERIAL SIROH UMRA.ID yaitu tentang MASJIDIL HARAM : DI MASA SEBELUM NABI MUHAMMAD (1) yang insya Allah sangat bermanfaat bagi pembaca. Dengan mempelajari bahan bacaan yang UMRA.ID bagikan ini, semoga pembaca mendapatkan manfaat yakni mempertebal pengetahuan Islam dan meningkatkan keimanan. Bagi pembaca yang belum maupun yang telah melaksanakan Umroh dan Haji dapat memetik hikmah dengan bertambahnya wawasan Islamnya. (Bagi yang ingin mengikuti tulisan sebelumnya, klik disini

 

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Isra [17]: 1).

 

Al-Qur'an telah menyebutkan kata Masjidil Haram sebanyak 13 kali, begitu juga dalam Hadits. Hal ini semata-mata menunjukkan betapa agung dan mulianya masjid ini.

 

Masjidil Haram terletak di sebuah lembah Mekkah, luasnya lebih kurang 656.000 meter persegi, terdiri dari tiga lantai, dan memiliki tujuh buah menara. Masjid ini dapat menampung 730.000 jamaah setiap shalat berjamaah pada hari biasa, dan lebih dari satu juta jamaah pada musim haji.

 

Dahulu, lokasi tempat berdirinya Masjidil Haram telah disebutkan dalam Al-Qur'an dengan sebutan Wadin ghairi Dzi Zar'in (lembah yang tandus). 

 

Lembah Bakkah dikenal dengan sebutan Baitullah Ka'bah dan di sekelilingnya adalah Masjidil Haram. Dalam firman-Nya:

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezeki lah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim [14]: 37). 

 

Dimasa Nabi Ibrahim AS, lokasi ini baru berfungsi sebagai tempat ruku dan sujud serta tempat thawaf, sebagaimana firman-Nya:

“Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan):

"Janganlah kamu mempersekutukan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku' dan sujud."” (QS. Al-Hajj [22]: 26).

 

Sebelum kelahiran Nabi Muhammad ﷺ pernah dilakukan renovasi besar-besaran atas Masjidil Haram, karena terjadi kebakaran yang memporak-porandakan masjid ini, tepatnya sebelum penyerangan "Pasukan Gajah" (amul fil), dimana Raja Abrahah menyerbu Ka'bah.

 

Masjidil Haram pada masa sebelum Islam merupakan tanah kosong yang sangat luas. Adapun batas bangunan Ka'bah, meliputi rumah-rumah penduduk sekitar yang dikenal dengan rumah Al-Arqam ibn Abi Al-Arqam, yang berlokasi di dekat Bukit Shafa. Sedangkan, di dekat Marwah adalah rumah Abu Sufyan. Rumah rumah penduduk yang mengelilingi bangunan Ka'bah atau di sela-sela rumah tersebut terdapat lorong-lorong yang akan menghantarkan ke bangunan Ka'bah. 

 

Demikianlah artikel UMRAID tentang MASJIDIL HARAM : DI MASA SEBELUM NABI MUHAMMAD (1) semoga bermanfaat bagi pembaca. UMRAID menyediakan perjalanan umroh dalam grup ataupun umroh privat yang dapat diatur sendiri. Selain umroh, UMRAID melayani perjalanan wisata halal dan haji khusus.

 

Selain dapat dikunjungi melalui website UMRAID juga dapat dikunjungi dengan cara mengunduh aplikasi UMRAID di Android maupun iOS (Apple) disini  atau hubungi Hotline 

 

Pembaca bisa bergabung bersama UMRAID untuk memulai bisnis pemasaran umroh dengan cara mudah dan pendapatan berlimpah. Pilihannya yakni mendaftar sebagai cabang dengan terlebih dulu mengisi permohonan disini  atau hubungi hotline  untuk mendapatkan bantuan. 

 

Atau bergabung dalam program Affiliator Marketing Program, cukup modal gawai sudah bisa jalankan bisnis umroh, klik disini  lalu temukan produk UMRA.ID kemudian mulai pasarkan melalui chat messenger dan media sosial.