Kembali

SERIAL SIROH UMRA.ID : MASJIDIL HARAM : DI MASA NABI MUHAMMAD (2)

Dipublikasikan pada 06 Dec 2023 01:07
https://api-uploads.umra.id/banner/e116b99c-4859-4386-9d21-c90671a06e7e.jpg

UMRA.ID, Jakarta - Assalamualaikum, kali ini UMRA.ID membagikan tulisan SERIAL SIROH UMRA.ID yaitu tentang MASJIDIL HARAM : DI MASA NABI MUHAMMAD (2) yang insya Allah sangat bermanfaat bagi pembaca. Dengan mempelajari bahan bacaan yang UMRA.ID bagikan ini, semoga pembaca mendapatkan manfaat yakni mempertebal pengetahuan Islam dan meningkatkan keimanan. Bagi pembaca yang belum maupun yang telah melaksanakan Umroh dan Haji dapat memetik hikmah dengan bertambahnya wawasan Islamnya. (Bagi yang ingin mengikuti tulisan bagian pertama, klik disini

 

Pada saat pembebasan kota Mekkah (Fathu Makkah), Rasulullah ﷺ tidak merenovasi masjid ini, beliau hanya menyingkirkan patung-patung yang berada di sekitar Ka'bah. Yang dimaksud dengan Masjidil Haram saat itu adalah hamparan yang luas, dibatasi oleh pemukiman penduduk Mekkah, kira-kira luasnya sekitar 1.490 - 2.000 meter persegi.

 

Saat itu, Rasulullah ﷺ melakukan thawaf  dengan mengendarai unta. Hal ini menunjukan, bahwa tempat Sa'i masih belum memakai ubin, dan unta ketika itu masih bisa masuk ke Masjidil Haram. 

 

Dalam sabdanya :

"Nabi  pernah berthawaf di Ka'bah pada Haji Wada dengan mengendarai unta. Setiap beliau melewati satu sudut, beliau memberi isyarat ke arah sudut itu dengan apa saja yang ada di tangan beliau sambil mengucapkan Allahu Akbar (Allah Maha Besar)." (HR. Al-Bukhari, No. 52, 93)

 

Demikianlah artikel UMRAID tentang MASJIDIL HARAM : DI MASA NABI MUHAMMAD (2) semoga bermanfaat bagi pembaca. UMRAID menyediakan perjalanan umroh dalam grup ataupun umroh privat yang dapat diatur sendiri. Selain umroh, UMRAID melayani perjalanan wisata halal dan haji khusus. 

 

Selain dapat dikunjungi melalui website UMRAID juga dapat dikunjungi dengan cara mengunduh aplikasi UMRAID di Android maupun iOS (Apple) disini  atau hubungi Hotline 

 

Pembaca bisa bergabung bersama UMRAID untuk memulai bisnis pemasaran umroh dengan cara mudah dan pendapatan berlimpah. Pilihannya yakni mendaftar sebagai cabang dengan terlebih dulu mengisi permohonan disini  atau hubungi hotline  untuk mendapatkan bantuan. 

 

Atau bergabung dalam program Affiliator Marketing Program, cukup modal gawai sudah bisa jalankan bisnis umroh, klik disini  lalu temukan produk UMRA.ID kemudian mulai pasarkan melalui chat messenger dan media sosial.