Kembali

SERIAL SIROH UMRA.ID : TEMPAT MUSTAJAB BERDOA : HAJAR ASWAD (1)

Dipublikasikan pada 20 Jan 2024 06:23
https://api-uploads.umra.id/banner/dbf24ea0-1498-424b-a5d9-8bf9daac8cc3.jpg

UMRA.ID, Jakarta - Assalamualaikum, kali ini UMRA.ID membagikan tulisan SERIAL SIROH UMRA.ID yaitu tentang TEMPAT MUSTAJAB BERDOA : HAJAR ASWAD (1) yang insya Allah sangat bermanfaat bagi pembaca. Dengan mempelajari bahan bacaan yang UMRA.ID bagikan ini, semoga pembaca mendapatkan manfaat yakni mempertebal pengetahuan Islam dan meningkatkan keimanan. Bagi pembaca yang belum maupun yang telah melaksanakan Umroh dan Haji dapat memetik hikmah dengan bertambahnya wawasan Islamnya. (Bagi yang ingin mengikuti tulisan sebelumnya, klik disini

 

Hajar Aswad

 

Umar bin Khattab RA berkata : "Aku benar-benar mengetahui bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberi madharat maupun manfaat. Kalaulah aku tidak melihat Rasulullah  menciummu, aku pun tidak akan melakukannya.

(HR. Al-Bukhari, No. 1597)

 

Hajar Aswad, terdiri dari dua kata: hajar yang berarti batu, aswad yang berarti hitam, yakni batu yang berwarna hitam kemerah-merahan.  Batu ini tertanam di sudut Selatan Ka'bah, tingginya mencapai 1,10 meter dari dasar lantai, panjangnya 25 centimeter, lebarnya 17 centimeter, terdapat 8 keping batu mirip dengan telur berada dalam bingkai setebal 10 centimeter. Aroma wangi khas Hajar Aswad semerbak di sekitarnya, batu yang berasal dari surga. 

 

"Hajar Aswad turun dari surga berwarna lebih putih daripada salju, lalu berubah warnanya jadi hitam akibat dosa-dosa bani Adam." (HR At Tirmidzi, No. 877)

 

Hajar Aswad adalah tempat start dan finish bagi orang yang akan melaksanakan thawaf di Ka'bah.

 

"Sesungguhnya Rasulullah   ketika masuk Mekkah ber-istilam (menyentuh) Rukun Hajar Aswad pada setiap beliau thawaf." (HR An Nasa'i, No. 2942)

 

Apabila tidak memungkinkan untuk mencium karena penuh dengan jamaah, misalnya, maka tidak disunnahkan untuk berdesakan, cukup dengan melambaikan tangan.

 

"Sesungguhnya Rasulullah  berthawaf di Baitullah di atas untanya. Setiap melewati Hajar Aswad, beliau berisyarat ke arahnya (Hajar Aswad) dengan sesuatu yang ada pada beliau

(tangan, atau apa saja yang dipegang) dan bertakbir." (HR Al Bukhari, No. 1613)

 

Saya melihat Ibn Umar menyentuh Hajar Aswad dengan tangannya kemudian mencium tangan beliau itu dan beliau berkata, aku tidak pernah meninggalkan perbuatan ini (menyentuh Hajar Aswad dan mencium tangannya) sejak aku melihat Rasulullah  melakukannya. (HR Muslim, No. 3124)

 

"Aku mendengar seseorang bertanya kepada Ibnu Umar tentang Hajar Aswad, beliau menjawab, aku melihat Rasulullah   beristilam dan menciumnya. Seseorang bertanya, "Apa pendapatmu apabila suatu saat penuh/berdesakan.' Ibnu Umar berkata:

"Aku melihat Rasulullah  hanya melambai dan menciumnya." (HR Ahmad, No. 6396)

 

 

Demikianlah artikel UMRAID tentang TEMPAT MUSTAJAB BERDOA : HAJAR ASWAD (1) semoga bermanfaat bagi pembaca. UMRAID menyediakan perjalanan umroh dalam grup ataupun umroh privat yang dapat diatur sendiri. Selain umroh, UMRAID melayani perjalanan wisata halal dan haji khusus. 

 

Selain dapat dikunjungi melalui website UMRAID juga dapat dikunjungi dengan cara mengunduh aplikasi UMRAID di Android maupun iOS (Apple) disini   atau hubungi Hotline 

 

Pembaca bisa bergabung bersama UMRAID untuk memulai bisnis pemasaran umroh dengan cara mudah dan pendapatan berlimpah. Pilihannya yakni mendaftar sebagai cabang dengan terlebih dulu mengisi permohonan disini   atau hubungi hotline   untuk mendapatkan bantuan. 

 

Atau bergabung dalam program Affiliator Marketing Program, cukup modal gawai sudah bisa jalankan bisnis umroh, klik disini  lalu temukan produk UMRA.ID kemudian mulai pasarkan melalui chat messenger dan media sosial.